Kembalinya Lebron James

Pertandingan pertama Lebron James setelah tidak bermain beberapa games.

Mitos Babi Ngepet, Ini Yang Membuatnya Identik Dengan Ilmu Hitam

SOLO – Warga Kota Solo dihebohkan seekor babi, yang diduga babi jadi-jadian alias babi ngepet, Minggu (1/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Babi dengan penampakan aneh tersebut memiliki warna bulu coklat dengan bintik-bintik hitam seperti seekor anjing. Dia berjaga dengan membaca doa agar babi ngepet itu tidak kabur.

Media massa pun beramai-ramai mengamplifikasinya, betapa pun tidak masuk akalnya peristiwa ini. Sebuah media, misalnya, mengutip Martalih yang mengaku menangkap babi itu. Ia bercerita kalau dugaan babi ngepet muncul karena banyak uang warga hilang.

Penampakan makhluk babi ngepet terekam CCTV salah seorang warga sekitar, hingga akhirnya viral di media sosial. Berita babi ngepet berawal dari adanya warga yang kehilangan uang sebesar Rp1 juta dan Rp2 juta. Babi itu ditangkap oleh 12 orang lelaki dewasa dalam kondisi telanjang. Tak berselang lama setelah ditangkap, babi itu disembelih warga dan dikuburkan. Ustaz Adam Ibrahim dan kawannya sudah merencanakan hoaks babi ngepet sejak bulan Maret. Tapi dipastikan polisi, ustaz Adam Ibrahim otak pelaku dari kehebohan babi ngepet yang tersiar sampai ujung negeri ini.

Kebetulan, kata Adam, malam itu bertepatan dengan hari biasanya babi itu datang. Akhirnya coba kita pelan-pelan keluar kita kepung,” kata dia. Atas perbuatannya, Adam dikenai Pasal 14 Ayat dan atau Ayat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Sementara delapan orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan. Video kesaksian warga itu mencatat hingga dikomentari netizen di Twitter. Terlihat terdapat tiga orang menggunakan motor matic, satu orang turun menggunakan jubah menuju ke TKP kebun milik Suratiyo dengan berjalan kaki.

Martalih menjelaskan, saat itu terdapat tiga orang yang menggunakan motor matik warna merah memasuki lingkungannya. Mantan ketua RW tersebut melihat salah seorang yang menggunakan jubah warna http://bean-leaf.com/ hitam mendekati rumah warga untuk melakukan ritual untuk berubah menjadi babi ngepet. Sebanyak sembilan orang mendatangi Polsek Sawangan untuk dimintai klarifikasi penangkapan seekor babi.

Babi ngepet ditangkap Warga

Masyarakat diminta untuk tidak terlalu mengaitkan apabila ada warga yang kehilangan uang dengan penangkapan dugaan babi ngepet. PROBOLINGGO – Seekor babi hutan yang diduga babi jadi-jadian untuk pesugihan alias babi ngepetditangkap warga Desa Patokan, Kecamatan Krakasan, Kabupaten Probolinggo . Kronologi, Depok – Warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat, digemparkan dengan penangkapan seekor babi yang diduga babi ngepet. Peristiwa itu membiuat viral di media media sosial dan menyedot perhatian publik. Mereka pun berbondong-bondong berdatangan ke lokasi kejadian.

Dengan cumi yang segar, tidak amis, dan tekstur yang lembut, menjadikan Giant Squid salah satu camilan favorit yang unik, lezat, dan praktis. Rumah Jepang memiliki gaya desain interior yang khas, berkarakter dan serba minimalis ini cocok untuk kamu yang suka dengan desain rumah yang sederhana, bersifat privat dan konsisten. Agar dapat manfaat maksimal, perhatikan cara konsumsi gorengan saat buka puasa. Apakai pakai inhaler saat bulan Ramadan di siang hari diperbolehkan dan tak membatalkan puasa? Bahkan Danny telah mengaku bertemu serta berdiskusi dengan konfederasi serikat buruh sebelumnya.

Salah seorang warga di sekitar di lokasi bernama Suhanda mengungkapkan, untuk menangkap hewan itu sejumlah warga harus nekat telanjang bulat alias bugil. Kejadiannya itu sudah pernah ketangkap, cuma yang nangkepnya masih menggunakan pakaian. “Jadi bang, babinya itu terus mengecil kalau dibandingkan saat baru ditangkap. Kemudian, bulu-bulunya juga tampak berkurang dan berubah menjadi agak abu-abu. Direncanakan babi akan dimusnahkan jika tidak ada warga yang mengaku sebagai anggota keluarganya.

Saat babi ini tiba dan akan melakukan aksi ketiga kalinya, tutur Abdul, warga Bedahan, Sawangan, Depok, ini langsung telanjang demi menangkap makhluk jadi-jadian itu. Bahkan sekarang video tersebut mulai tersebar di media sosial hingga ke grup WhatsApp. Namun dengan adanya keterangan resmi dari Kankemenag Muratara, diharapkan warga tidak mempercayai video yang viral tersebut. Dia juga sangat menyayangkan warga memperlakukan babi itu seperti manusia lantaran karena jinak. Terlebih lagi mayoritas warga beragama Islam yang notabene hukumnya haram.