Aksi Gabut Tiktokers Vietnam Menghitung Butiran Beras Dan Micin, Netizen Indonesia

Namun ketika Pandemi covid-19, banyak mahasiswa dan pelaku usaha terkena dampak sektor ekonomi dan pendidikan, ini yang menjadi tantangan kita bersama,” kata Hendi Pratama. Lebih lanjut Airlangga Hartarto mengatakan walau pandemi belum usai tuntutan prestasi tetap harus ada, di period New Normal ini PB Wushu tetap mengadakan latihan-latihan dengan tetap menjaga protokol covid 19. Dr Haji Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri pakar hukum dari University Utara Malaysia, menjelaskan, pakar hukum bisa merubah dunia, terutama di tengah pandemi Covid-19. “Dengan segala keterbatasan karena Pandemi Covid-19 Jurusan PKK tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin mengungkapkan cintanya ke dalam produk-produk lokal, original hasil karya. Produk lokal yang diangkat adalah Produk yang lokal yang dimodifikasi serta dikelola dengan bahan dasar serta teknik-teknik Internasional sehingga menciptakan hasil karya yang kreatif dan inovatif yang diharapkan memiliki nilai jual yang tinggi dan bereputasi Internasional,” kata Nur Qudus.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan transformasi digital industri olahraga dan peningkatan prestasi olahraga profesional harus tetap beriringan di masa pandemi COVID-19. “Bidang hukum adalah bidang yang menarik untuk terus dikaji di dalam berbagai pengembangan keilmuan dalam situasi apapun, termasuk di dalam situasi pandemic,” tutur Prof Fathur. “Kebangkitan ekonomi adalah momentum kebangkitan kita bersama agar menjadi Negara maju dan bisa bersanding serta bersaing dengan negara maju di dunia,” jelas Rektor UNNES. Pada serangkaian upacara Dies Natalis ke-15 Lustrum ke-3 tahun 2021 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama membangkitkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi covid-19. Melalui ziarah, warga UNNES diharapkan selalu ingat bahwa kampus tersebut didirikan para pendiri untuk memajukan pendidikan di Tanah Air. “UNNES sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan siap untuk mencetak guru profesional melalui pendidikan akademik dan pendidikan profesi guru yang siap berkontribusi untuk memajukan pendidikan Indonesia melalui “Bengkel Guru,” terang Rektor UNNES.

Viral live di tik-tok menghitung beras

Lebih jauh, Branch Manager BTN Semarang Erianto Hasibuan menambahkan, bantuan diharapkan dapat dipergunakan dengan baik terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan saat proses Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2020. “Dalam menjalankan tugasnya LAZIS berkomitmen untuk menjalankan fungsinya sebagai jembatan antara muzzaki dan mustahik secara profesional. Salah Satu Komitmennya menyalurkan donasi dari para donatur kepada pihak yang benar-benar sesuai dengan ketentuan, sehingga dana yang terkumpul dapat tersalurkan sesuai dengan peruntukannya,” pungkas Ketua Lazis UNS.

Dr Ir Airlangga Hartarto yang sekaligus Dewan Pertimbangan UNNES menekankan agar industri olahraga profesional nasional harus bertransformasi pada digitalisasi. Selain mengembangkan beberapa inovasi aplikasi digital, Prof Fathur juga menyampaikan dukungan lain UNNES dalam keikutsertaannya mempersiapkan bintang-bintang olahraga yaitu dengan menyelanggarakan Pekan Prestasi Mahasiswa Nasional tahun 2021 yang diadakan secara virtual. Prof Fathur menambahkan, di situasi pandemi dituntut untuk bisa mengembangkan produktivitas terutama pengembangan keilmuan. Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Hukum UNNES yang memiliki inisiatif untuk menyelenggarakan konferensi yang relevan dengan situasi global Judi Online saat ini pandemic Covid-19. Dekan FE UNNES Prof Drs Heri Yanto MBA PhD dalam laporannya menyampaikan Dies Natalis ke 15 dan Lustrum ke three Fakultas Ekonomi mengangkat tema “Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Maju” yang diselenggarakan secara Daring. Prof Fathur menambahkan, untuk itu perlunya mempertahankan kesehatan, melakukan kegiatan produktiv, dan semangat untuk memulihkan perekonomian Indonesia, Kamis (10/6).

Pada kegiatan ini Universitas Pendidikan Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah yang digelar di Grand Mercure Bandung, Kamis (3/6). Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure ini mengusung tema besar “Penguatan dan Sumber Daya LPTK dalam Rangka Menyiapkan Guru Masa Depan di Era MBKM”. Lanjut Prof Fathur menyampaikan discussion board ini diharapkan menghasilkan rekomendasi terkait penguatan sumber daya LPTK dalam menyiapkan guru masa depan di era MBKM. Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup, Universitas Negeri Semarang meluncurkan UNNES Green School Rangking Pemeringkatan Sekolah Hijau versi UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap, penyelenggaraan seminar mampu memberikan keilmuan dan pengetahuan baru bagi para peserta seminar. Ia menambahkan, seminar ini merupakan bagian dari peran UNNES dalam penyelenggaraan visi konservasi nilai-nilai Pancasila. “Ini merupakan prestasi FIS UNNES dalam upaya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan UNNES sebagai benteng Pancasila berupaya mengambil peran, sebagai LPTK yang mencetak dan menghasilkan lulusan-lulusan berdaya guna yang berlandaskan pada Pancasila,” pungkasnya. Dalam kesempatan ini juga, Prof Fathur Rokhman menandatangani MoU dengan 11 Perguruan Tinggi Kependidikan Negeri dalam rangka pengembangan potensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

Banyak juga netizen yang justru lebih fokus bahwa kekayaan Jeff Bezos setara dengan 26 kg beras. SariAgri – Media sosial tengah dihebohkan dengan aksi konyol seorang pria yang menghitung jumlah butiran beras. Thanh memisahkan butiran beras dari tumpukan yang banyak itu dan menghitungnya satu per satu. Hingga artikel ini dilansir pada 3 Agustus 2021, akun TikTok asal Vietnam dengan nama @thanhkeoo masih menggelar livestreaming menghitung butiran beras, yang merujuk hitungannya mencapai 32 ribu butir. Melihat jumlah beras di wadah yang masih tersisa setengah, perjalanan konten absurd ini terasa masih panjang. Cara pandang ini juga berlaku ketika satu kreator mengikuti konsep video setelah melihat kreator lain mendapatkan perhatian dari konten absurd tersebut.